Tampilkan postingan dengan label ETIKA PROFESI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ETIKA PROFESI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Mei 2013

Etika Profesi System Administrator










Etika Profesi System Administrator

Pengertian Etika
            Dalam pergaulan hidup bermasyarakat atau bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional  di perlukan sebuah  sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Agar sistem tersebut menjadi saling menghormati mungkin yang sring di sebut dengan sopan santun, tata krama, dan lain-lain. Dan dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mjendasari tumbuh kembangnya etika hidup bermasyarakat.

Pengertian Profesi

Profesi suatu hal yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetap sesuai dengan profesinya masing - masing. Mungkin profesi tidak slalu harus di pengaruhi oleh pendidikan atau kejurusan karna blom cukup untuk di sebut profesi. Profesi itu perlu penerapan secara teori maupun penerapan secara praktek. Istilah profesi untuk bidang-bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru, militer, pengacara, dan semacamnya. tetapi meluas sampai mencakup pula bidang seperti manajer, wartawan, pelukis, penyanyi, artis, sekretaris dan sebagainya.

Etika Profesi System Administrator

System Administrator adalah orang yang mempunyai tugas untuk melakukan administrasi terhadap system untuk melakukan pemeliharaan sistem,memiliki kewenang mengatur hak akses pada sistem,serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.

pelanggaran yang dilakukan system Administrator
  1. System Administrator mencari kelemahan sistem dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari sistem yang dimasuki seperti : pencuriaan data,penghapusan,dan banyak yang lainnya.
  2. System Administrator memasang virus dan spyware dengan tujuan seperti untuk mencuri data-data, merusak hardware dan mengahapus file-file, mengambil alih kontrol pada komputer anda dan lain sebagainya.yang pasti sangat langka atau mungkin tidak ada virus dan spyware yang membawa keuntungan pada komputer yang terinfeksi.

Contoh Kasus :


Etika Penggunaan di Remote
Manajemen Desktop Software
Perangkat lunak desktop remote manajemen seperti RealVNC adalah anugerah bagi administrator sistem yang dapat mengkonfigurasi / atau memecahkan masalah sistem pengguna 'tanpa secara fisik hadir di lokasi. Ini menghemat banyak waktu dan uang, terutama dalam jumlah besar organisasi TI. Namun, perangkat lunak ini menuntut tanggung jawab yang kuat pada bagian kedua sistem administrators dan pengguna (atau klien). Sistem administrator, didukung dengan hak superuser untuk mengakses sistem klien, tidak boleh mengintip ke dalam informasi  pribadi yang mungkin berada pada mesin klien.

Pada saat yang sama, klien harus berhati-hati untuk melihat bahwa software ini tidak aktif atau ditutup total setiap kali mereka tidak di mereka terminals. Bahkan jika administrator sistem dapat dipercaya, sistem ini klien bisa menjalankan risiko akses remote ke mesin mereka melalui internet oleh unsur-unsur berbahaya yang dapat melacak waktu yang lama klien tidak aktif sebelum mencolok. Kerusakan yang disebabkan selama insiden ini bisa menjadi tak terduga.

Kesimpulan :
Dari apa yang sudah penulis uraikan diatas tentang System administrator atau sering disebut dengan sistem admin adalah seseorang yang bekerja untuk memelihara dan mengoperasikan sebuah sistem komputer atau jaringan yang berjalan setiap harinya.System administrator memiliki tugas utama yaitu memastikan sistem tetap berjalan lancar dalam memberikan pelayanan kepada pengguna dan melindungi data dari penyalahgunaan atau perusakan yang dilakukan oleh orang-orang didalam maupun dari pihak luar. Keamanan informasi sangat diperlukan untuk mengatasi adanya kemungkinan pelanggaran yang dilakukan oleh system admministrator,maka setiap informasi data harus memiliki satu atau lebih administrator yang bertanggung jawab terhadap segala aspek mengenai sistem keamanan (sistem security).sistem keamanan dari suatu informasi data seperti, Pengelolaan pengguna data (database user management), Ketepatan/keaslian pengguna (user authentication),Pengamanan sistem operasi (operating system security).

Sumber : http://liyusup.blogspot.com/2012/06/contoh-kasus-kode-etik-profesi-it.html

Etika berinternet dalam pekerjaan



Etika berinternet dalam pekerjaan

Internet dalam dunia globalisasi seperti sekarang ini sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari khususnya disemua kalangan. Fungsi dan manfaatnya sangatlah banyak, terutama dalam mempermudah kita dalam bekerja. Seperti dalam mencari informasi pendidikan, pekerjaan, atau mencari info bisnis dan masih banyak lagi manfaat positif internet yang bisa di dapat. Ada pula yang menggunakan internet sebagai penghasilan utamanya.
Dalam dunia kerja sendiri internet memiliki pengaruh penting dalam mendukung kegiattan bisnis untuk mencapai tujuan perusahaan. Semua perusahaan pasti sudah memakai internet dalam menunjang aktivitasnya. Perusahaan yang belum menggunakan internet akan terlihat lebih ketinggalan zaman/ kurang maju.
Beberapa keuntungan yang di dapat sebuah perusaan yang sudah memakai internet  dalam dunia kerja/ bisnis diantaranya adalah
1.       memudahkan telekomunikasi dengan biaya yang lebih murah tetapi jangkauannya luas
2.       memudahkan sebuah perusahaan melakukan pemasaran/ publikasi melalui iklan di internet
3.       dapat menjual barang secara online
4.       dapat menjalankan sistem aplikasi terintergrasi dari banyak tempat
5.       dapat  menyebarkan informasi pencarian kepegawaian
6.       sarana hiburan
7.       dapat berinteraksi dengan konsumen dll
Di sisi lain sebagai pengguna internet juga anda perlu waspada dari bahaya kejahatan online, kejahatan inilah yang paling mengerikan karena dapat menjangkau siapapun karena perlu di ingat internet bisa digunakan oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja bila diperlukan.  Situs yang paling rentan terhadap kejahatan online yang memiliki keamanan yang kurang.
Berikut beberapa tindakan untuk menjadikan internet sebagai sarana yang bermanfaat, yaitu
1.       menggunakan internet sebagai sarana promosi yang cukup efektif karena menjangkau semua lapisan masyarakat
2.       menggunakan internet sebagai sarana untuk mendapat berita terkini
3.       menggunakan internet sebagai sarana untuk mencari sumber/ informasi penting tentang masalah yang sedang dihadapi
4.       menggunakan internet sebagai sarana berkomunikasi di media sosial
5.       menggunakan internet sebagai sarana hiburan
Etika dalam berinternet atau yang dikenal dengan Cyber Ethic adalah aturan-aturan dalam berinternet. Dalam berinternet ada aturan-aturan tersendiri dalam tata bahasa, cara penulisan karena bila salah sedikit orang lain yang membacanya dapat disalah artikan.
Dari sedikit pengenalan tentang internet dapat disimpulkan bahwa internet sudah menjadi bagian dari kehidupan dan paling dibutuhkan. Banyak hal yang digantungkan pada internet bahkan ada pekerjaan yang hanya dapat dilakukan di internet.
Beberapa alasan mengapa perlu etika dalam berinternet yaitu karena pengguna internet berasal dari bermacam-macam kehidupan yang berbeda, pengguna internet hidup dalam dunia anonymous yaitu dunia dimana penggunanya tidak perlu memberitahukan identitas aslinya.

sumber ; 
http;//organisasi.org/kegunaan-fungsi-manfaat-internet-untuk-menunjang-pekerjaan

Etika Profesi Seorang Programmer Komputer

Etika  Profesi Seorang Programmer Komputer




Pengertian etika menurut kamus besar bahasa indonesia pendidikan dan kebudayaan(1988).
Pengertian dalam tiga arti :
1.    Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk , tentang hak dan kewajiban moral.
2.    Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3.    Nilai mengenai benar atau salah yang dianut di masyarakat.
Menurut professor salomon dalam wahyu (2006:3) etika dikelompokkan dalam dua definisi, yaitu ;
1.    Etika merupakan karakter individu, disebut  pemahaman manusia sebagai individu beretika.
2.    Etika merupakan hukum sosial. Sebagai hukum yang mengatur, mengendalikan serta membatasi prilaku manusia.
 Programmer Komputer adalah profesi yang bertugas untuk membuat sebuah program melalui bantuan bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan melalui otomasi dengan bantuan perangkat lunak atau software. Pada intinya tugas seorang programmer komputer adalah menolong manusia menyelesaikan kegiatan sehari-harinya dengan bantuan komputer.
 Untuk menjadi seorang programmer komputer tidaklah gampang mereka harus menguasai bahasa pemrograman dan menghasilkan program maupun sebuah sistem yang dapat memenuhi kebutuhan si pengguna atau klien, programmer juga harus memikirkan matang-matang apa yang dibutuhkan oleh si pengguna atau klien dan prospek ke depannya. Dalam berprofesi sebagai programmer terdapat kode etik dan kebanyakan dari kode etik ini berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional.
Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :
1.    Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2.    Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengansengaja.
3.    Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4.    Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
5.    Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
6.    Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7.    Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
8.    Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
9.    Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.

Pada artikel ini penulis mengambil contoh kasus tentang program malware yang ada di facebook, skemanya berlangsung ketika anda mengklik menu like pada facebook page tersebut. Maka akan ada notifikasi yang mengharuskan anda untuk melakukan update pada aplikasi adobe flash player di perangkat anda, namun notifikasi file update adobe flash player yang disajikan kepada pengguna tersebut tidak ada hubungannya dengan aplikasi sah Adobe Flash Player. Sebaliknya, secara otomatis Facebook page tersebut akan mengirim Malware dengan kode (TROJ_EXTADB.US) yang muncul pada halaman baru. Dalam kasus ini seorang programmer telah melanggar etika yang telah disepakati dalam komunitas, sanksi yang akan didapat bagi penyebar malware tersebut bukan hanya pidana hukuman maupun denda tapi dia juga akan dikucilkan dari komunitas.
Pada umumnya programmer harus mematuhi Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini maka tidak akan melenceng dari batasan-batasan dan tidak akan ada masalah dalam komunitas.
Sumber ;
Modul Etika Profesi Teknologi Informasi & Komunikasi BSI
http://m.merdeka.com/teknologi/hati-hati-terhadap-facebook-page-mengandung-malware.html
http://edwincool07.blogspot.com/2009/04/etika-profesi-ti-programmer-komputer.html

Etika profesionalisme di bidang IT


Etika profesionalisme di bidang IT



           Jika kita berbicara tentang etika, itu artinya kita berbicara tetang perilaku. Etika terbagi menjadi 2 yaitu etika baik dan buruk. Setiap orang mempunyai etika yang membedakan baik atau buruk nya seseorang antar sesama manusia lain. Jika kita ingin di nilai baik terhadap sesama manusia lain tentu kita harus memiliki etika yang baik pula atau bisa saja sebaliknya. Oleh karna itu didalam masalah etika membahas mana yang bisa disebut baik dan mana yang disebut buruk ?
            Sedangkan profesionalisme adalah suatu kemampuan yang dianggap berbeda dalam menjalankan suatu pekerjaan. Profesionalisme  dapat diartikan juga dengan suatu keahlian dalam penanganan suatu masalah atau pekerjaan dengan hasil yang maksimal dikarenakan telah menguasai bidang yang dijalankan tersebut. Salah satu contoh yang sering melanggar etika dalam bidang IT yaitu pengguna internet.
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para pengguna internet adalah:

1.                  Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuk.

2.                  Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras (SARA), termasuk didalamnya usaha penghinaan, pelecehan, pendiskreditan, penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan, kelompok/ lembaga/ institusi lain.


3.                  Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (ilegal)  di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya.

4.                  Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur.


5.                  Tidak mempergunakan, mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating, hacking dan cracking.

6.                  Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar/foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta bila ada dan bersedia untuk melakukan pencabutan bila ada yang mengajukan keberatan serta bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.

7.                  Tidak berusaha atau melakukan serangan teknis terhadap produk, sumberdaya (resource) dan peralatan yang dimiliki pihak lain.


8.                  Menghormati etika dan segala macam peraturan yang berlaku dimasyarakat internet umumnya dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap segala muatan/ isi situsnya.

9.                  Untuk kasus pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola, anggota dapat melakukan teguran secara langsung.

contoh kasus : ETIKA IT DI PERUSAHAAN
Sangatlah penting untuk meninjau peranan etika dalam penggunaan teknologi informasi di perusahaan. Karena etika tersebut akan mengantarkan keberhasilan perusahaan dalam proses pengambilan keputusan manajemen dan faktor penyajian informasi menentukan keberhasilan dari suatu perusahaan.  Beberapa etika IT yang dapat disosialisasikan pada lingkungan perusahaan yaitu:
  1. Sosialisasi penggunaan e-mail, membuat sebuah Standard Operating Procedure (SOP) tentang cara penulisan e-mail yang baik dan menetapkan sanksi terhadap karyawan yang mengirimkan spam e-mail.
  2. Sosialisasi mengenai pertukaran data melalui media transfer data seperti USB Flash disk dan handphone. Menetapkan kebijakan penggunaan flash disk dimana tidak diperbolehkan membawa data perusahaan dalam bentuk apapun terkecuali data tersebut ada didalam Notebook milik perusahaan dan atasannya memberikan izin dengan sepengetahuan Departemen IT.
  3. Sosialisasi terhadap penggunaan lisensi software. Menetapkan kebijakan penggunaan perangkat lunak (Software), dimana software tersebut hanya dapat digunakan pada lingkungan perusahaan atau didalam kegiatan yang diadakan oleh perusahaan,  baik software yang  dibangun secara in-house dan perangkat lunak yang dibeli dari perusahaan yang lain, dan menerapkan sanksi terhadap karyawan yang melanggar ketentuan tersebut.
Kesimpulan

Etika profesi merupakan bagian dari etika sosial yang menyangkut bagaimana mereka harus menjalankan profesinya secara profesional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukannya dari segi tuntutan pekerjaan.
Maka sebagai manusia mungkin terkadang banyak hal yang menarik perhatian kita untuk menjadi sukses bahkan bidang IT pun sangat berpotensi tetapi apakah kita harus menghalalkan segala cara untuk sukses dan   melupakan etika dalam berprofesi itu sendiri?
jawaban hanya terdapat pda hati kita masing-masing sangat diharapkan jawaban itu tidak hanya dimulut saja tetapi juga dapat kita realisasikan.
semoga kita tetap menjadi manusia yang memiliki etika dalam berprofesi !